PAC Ansor Wedung Masa Kepemimpinan Sahabat Efendi Nasich

3
efendi nasich
ANSOR BANSER WEDUNG

Ala Ansor Wedung – Sahabat Effendi Nasich,S.Ag memimpin PAC Ansor Wedung selama dua periode di tahun 1990-1994 dan 1994-1998, beliau menjabat menggantikan kepemimpinan Sahabat Nasirin yang sudah selesai masa tugasnya, beliau di saat menjadi ketua PAC Ansor Wedung juga merangkap sebagai pengurus pleno Ansor cabang di masa kepemimpinan sahabat Ir.Musyadad syarief,MT, dan juga pernah menjadi delegasi mewakili pengurus cabang saat kongres Nasional di Palembang Sumatera selatan pada tahun 1994. Pada kepengurusan ketua cabang berikutnya yang di ketuai oleh Sahabat Ashadi,S.Pd dan kepemimpinan berikutnya oleh Sahabat Abdullah Zaeni,S.Pd beliau menjabat sebagai Wakil ketua cabang.

Sahabat Effendi Nasich,S.Ag menamatkan kaderisasi di tingkat nasional karena beliau mendapatkan sertifikat SUSBANPIM di Asrama haji Pondok Gede Jakarta Timur bersama sahabat Supriyanto yang saat sebagai Kasatkorcab Demak. Beliau adalah kader yang sangat militan dan berdedikasi tinggi dengan Ansor sehingga berimbas pada sahabat-sahabat PAC Wedung yang ada di kepengurusan tingkat cabang sangat di perhitungkan keberadaannya, kader-kader Ansor yang militan dan berdedikasi tinggi pada masa itu terkenal dengan  istilah BMW yaitu mewakili Bonang, Mrangen dan Wedung.

Pada masa kepemimpinan Sahabat Effendi ini sangat di takuti pada masa itu, karena masa kepemimpinannya Ansor Wedung bersama masyarakat mampu bekerja sama dan begerak dalam upaya memberantas Minuman keras ( miras ) dan togel di Kecamatan Wedung. Keberanian beliau dalam memberantas miras dan togel tidak semudah yang di bayangkan, banyak rintangan dari bebagai pihak berusaha untuk merintangi namun beliau tak gentar dan terus berjalan hingga miras dan togel di Wedung tidak ada lagi, ini terjadi saat masa ahir periode kedua kepemimpinan belia Di PAC. Keberanian beliau itulah yang belum bisa di adopsi atau di tiru oleh generasi-generasi Ansor dan Banser Saat Ini.

Pengkaderan di masa kepemimpinan sahabat Effendi Nasich tergolong berjalan dengan cukup baik, aktivitas ditingkat ranting juga berjalan dan terus bertumbuh kembang. Program festival rebana yang sudah lahir saat kepemimpinan sahabat Nasirin, di pereode kepemimpinan sahabat Efendi menjadi semakin membahana sampai ke seantero indonesia bahkan di tiru oleh wilayah wilayah lain. Adanya Festival rebana merupakan jawaban dari maraknya orkes dangdutan yang meresahkan masyarakat. Festival rebana juga menjadikan Grup-grup rebana di kecamatan Wedung menjadi semakin maju, acara maulidurrasul hampir setiap malam menggema. Tak tanggung-tanggung semenjak ada festival rebana itu banyak job-job manggung untuk grup-grup rebana Wedung  dari luar kota, dan Bahkan Ada yang sampai menjadi pelatih rebana di luar jawa pada saat itu. Sebuah prestasi yang cukup membanggakan Pada Masanya, Pada Intinya Peran Ansor dan Banser  Di kecamatan Wedung masih terus di butuhkan sampai saat sekarang. Dengan sistem pengkaderan yang baik akan menciptakan pemimpin-pemimpin yang profesional, Intelek dan lebih militan dalam menjaga Keutuhan NKRI dan Mengawal Ajaran ASWAJA.

Inilah sekilas gambaran bagaimana pimpinan ansor pac wedung memimpin pada masanya. Jayalah ansor.( AW/28-5 ).

Oleh M. L. Munir

3 KOMENTAR

  1. Setiap masa ada pemimpinnya & setiap pemimpin ada masanya…

    Likulli marhalatin mutaqallabatuha,
    Likulli marhalatin muqtadhayyatuha,
    Wa likulli marhalatin rijaluha.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here