Diklatsus Banser Tanggap Bencana di Jepara

0
ANSOR BANSER WEDUNG

Pimpinan Cabang GP Ansor Jepara adakan Kegiatan Diklatsus Banser Tanggap Bencana (BAGANA) IV yang berlangsung di MI Miftahul Ulum Desa Tanjung Kecamatan Pakis Aji Kabupaten Jepara Jawa tengah.

Kegiatan yang berlangsung selama 3 hari 12-14/7/2019 ini diikuti oleh 103 peserta utusan dari berbagai kota seperti Jepara, Kudus, Pati, Demak, Magelang, Lumajang, dan Tuban Jawa Timur.

Hadir dalam pembukaan kegiatan Diklatsus Bagana IV diantaranya Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Jepara KH. Hayatun Abdullah Hadziq, Ketua Pimpinan Cabang (PC) GP Ansor Jepara H. Syamsul Anwar, Kasatkorcab Banser Jepara M. Abdul Jalal, MWCNU Pakis Aji beserta Badan Otonom (Banom), Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan juga Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jepara.

Baca Juga : Tujuh Kakak Beradik Mengikuti Diklatsar dan PKD di PAC GP Ansor Mojosongo

Diklatsus BAGANA adalah bentuk nyata penguatan kaderisasi setelah kader mengikuti Pendidikan Kader Dasar (PKD) dan Pendidikan Pelatihan Dasar (Diklatsar), Ujar Ketau PC GP Ansor Jepara H. Syamsul Anwar.

“Dengan membekali keahlian khusus tentang penanganan bencana semoga Ansor dan Banser semakin memperkuat kontribusi NU terhadap bangsa dan negara,” harap H.¬†Syamsul Anwar.

Sementara itu, Ketua PW GP Ansor Jawa tengah H.Sholahuddin Ali dalam acara tersebut menegaskan bahwa Ansor dan Banser tidak cukup hanya bermodal semangat saja, oleh karena itu bekal ilmu keahlian tentang bencana juga harus dikuasai.

“Modal semangat saja tidak cukup untuk membantu masyarakat, akan tetapi harus disertai ilmu yang cukup,” kata Ketua PW GP Ansor Jawa Tengah, H Sholahuddin Ali yang akrab disapa GUS SHOLAH.

Masih menurut Gus Sholah, hampir dalam setiap ada bencana, kader Ansor dan Banser selalu hadir turut membantu masyarakat meskipun terkadang tanpa memakai atribut Ansor dan Banser, sehingga yang terekspos adalah lembaga-lembaga yang lain.

“Untuk selanjutnya bisa diperhatikan bahwa identitas kadang diperlukan sebagai bukti nyata kita cinta terhadap bangsa dan negara,” tegasnya.

banser tanggap bencana

Diklatsus ini bertujuan untuk menyalurkan bakat minat potensi kader, membekali kader dengan skill penanganan kebencanaan, serta memperkuat peran Ansor dan Banser di tengah-tengah masyarakat.

Selama Diklatsus ini para peserta selain menerima materi tentang KeANSORan, keBANSERANan dan keBAGANAan, juga di bekali dengan pendidikan beladiri dan juga pemulasaraan jenazah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here