Apel lima ribu Ansor Banser Demak

0
Apel 5000 pasukan banser demak
ANSOR BANSER WEDUNG

Ala Ansor Wedung-Ribuan Kader Ansor Dan Banser Sekabupaten Demak, mengikuti apel pasukan yang digelar di Alun-alun Simpang Enam Halaman Masjid Agung Demak, Minggu (16/12/2018).

Turut hadir dalam acara apel tersebut, Kasatkornas Banser Alfa Isnaeni, Koordinator Wilayah GP Ansor Jateng-DIY Mujiburrahman, Ketua PW GP Ansor Jawa Tengah Sholahuddin Aly, Ketua PC Ansor Demak yang juga menjadi Ketua DPRD Demak Nurul Muttaqin, Bupati Demak M.Natsir serta Kapolres Demak dan Dandim Demak.

bupati Demak
Bupati Demak, H.M.Natsir

Dalam sambutannya, Bupati Demak M Natshir, mengatakan, pihaknya mengapresiasi apel ini. Menurutnya, ini sebagai langkah nyata menjaga kondusifitas di wilayah Kabupaten Demak.”Sebab menjaga kondusifitas tak hanya tanggungjawab aparat keamanan tapi semua elemen masyarakat. Saya ingin semua jadi garda terdepan menjaga kondusifitas masyarakat. Jika ada gangguan, laporkan ke pihak berwenang, jangan main hakim sendiri,” katanya.

Kasatkornas Banser Alfa Isnaeni dalam sambutannya menandaskan, bahwa Ansor Banser tugas sepenuhnya adalah melaksanakan dan mendakwahkan serta menjaga Islam Aswaja an-Nahdliyah.

“Wujud sederhanya adalah tahlil, ziarah kubur, sholawatan,beramal sholeh. Apabila ada kelompok yang mengkafir-kafirkan, sikat!” Tandasnya.

Menurut Alfa, menjaga ajaran Islam Aswaja an-Nahdliyah, sama juga dengan menjaga NKRI. Sebab komponen terkuat penjaga negara ini adalah Nahdlatul Ulama yang berhaluan Aswaja.

Ketua PW Ansor Jateng, Sholahuddin Aly

Sedangkan Ketua PW GP Ansor Jawa Tengah Sholahuddin Aly menyampaikan bahwa di Jawa tengah terutama di Demak tiap jengkal harus ada kader Ansor Banser.

Jangan sampai ada ruang kosong yang nantinya akan menjadi ruang gerak bagi kelompok yang ingin merongrong ajaran Ahlussunnah Wal Jamaah dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Jateng khususnya Demak jangan sampai ada ruang-ruang kosong, tiap jengkal harus ada kader Ansor Banser. Hanya dengan itu, ruang gerak kelompok perongrong kedaulatan NKRI akan tertutup,” tegasnya di hadapan ribuan kader ansor dan Banser yang hadir.

Baca Juga : Lima ribu Kader Ansor Banser Kabupaten Demak melakukan Apel Kebangsaan hari ini

Gus Sholah juga menegaskan, bahwa kader Ansor Banser adalah barisan yang rapi, bukan sekadar kerumunan melainkan barisan yang rapi dan terkomando. Sehingga, tiap tindakan diharapkan tetap sesuai komando pimpinan masing-masing.

“Anda bukanlah kerumunan, anda adalah barisan. Anda bukan kerumunan tapi anda adalah satu kesatuan. Maka anda harus patuh dengan garis komando, tidak boleh ada gerakan-gerakan sendiri,” tegasnya.

Korwil GP. Ansor Jateng-DIY, Mujiburrahman.

Dalam sambutan yang lain, Koordinator Wilayah GP Ansor Jateng-DIY Mujiburrahman mengutarakan, saat ini banyak yang mencemooh eksistensi dan kebesaran Ansor Banser. Namun jangan pernah goyah apalagi bergeser dari posisi saat ini. Ketua Umum Gus Yaqut, berpesan bahwa Ansor Banser hari ini harus melakukan perjuangan semesta. Artinya perjuangan di semua lini kehidupan, di bidang agama, ekonomi, politik, dan kebangsaan,”ungkapnya.

“Jangan sampai kita biarkan orang yang tidak mencintai kedamaian negeri ini menempati posisi penting di negeri ini,” kata Mujiburrahman.

Gus Baedhowi saat membaca doa penutup acara apel kebangsaan 5000 kader Ansor dan Banser Sekabupaten Demak 2018.

Acara apel ditutup dengan do’a oleh Abah Santri dan Gus Baedhowi Putra Mbah Misbah pengasuh Ponpes Alhidayat Krasak, Temuroso, Guntur.(AW/17-12).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here