Ansor dan Banser Kudu tangguh

0
ansor Banser
ANSOR BANSER WEDUNG

Ala Ansor Wedung – Menjadi Ansor dan Banser yang maksimal itu sangat tidak mudah, teramat banyak hal-hal yang menjadi rintangan keihklasan dalam perjuangan di organisasi badan otonom Nahdlatul Ulama tersebut.

Ansor dan Banser yang memperjuangkan ajaran Ahlussunah waljamaah serta terus berupaya memperjuangkan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dengan semboyannya yang sudah mendunia “NKRI HARGA MATI” selain banyak caci maki oleh kelompok-kelompok yang kurang senang, mereka (Ansor Banser) juga terkadang mengalami sedikit perbedaan-perbedaan pendapat, pandangan dan juga keinginan pribadi antar anggota dalam berorganisasi, yang tak jarang pula perbadaan itu membuat sebagian anggota Ansor Banser merasa kecil hati dan ingin berhenti atau sekedar menepi dari aktivitas keorganisasian buat yang merasa kalah, dikalahkan atau mungkin mengalah.

Belum lagi menjadi Ansor Banser mengalami ujian pada faktor kebutuhan rumah tangga masing-masing, istri yang menuntut kecukupan ekonomi serta waktu sedangkan organisasi juga membutuhkan waktu, harta dan juga tenaganya.

Dalam berorganisasi, seorang Ansor dan Banser tak jarang pula merogoh koceknya yang terdalam, seperti pada saat mengikuti pelatihan dasar harus mengeluarkan biaya, membeli seragam dan berbagai aksesoris keansoran maupun kebanseran dengan uang pribadi yang mungkin bisa saja uang yang untuk membeli itu harus memotong dari uang belanja sang istri.

Semoga saja sahabat-sahabat Ansor dan Banser dengan segala macam hambatan dan kendala selalu diberikan kekuatan lahir dan bathin oleh Allah SWT, sehingga mampu Istiqomah dalam berorganisasi untuk terus mengawal ajaran ASWAJA dan menjaga keutuhan NKRI. Serta diberikan Kelapangan rejeki halalan thoyyiban ‘indalllah, agar kebutuhan keluarganya tercukupi dengan penuh keberkahan, sehingga membuat perjuangannya lebih All Out dan maksimal, karena tak dapat dipungkiri menjadi seorang Ansor dan Banser memang harus siap berkorban Waktu, harta dan tenaga.

Saat Kader Ansor dan Banser harus berjuang dengan mengikuti pelatihan untuk menjadi anggota Ansor dan Banser.

Baca Juga : Ansor Wedung kembangkan bidang olahraga lewat bulutangkis

Semoga saja doa Khadrotus syekh KH.Hasyim Asyari mampu memberikan semangat sahabat-sahabat Ansor Banser :

Ya Allah, bangunkanlah hati para ulama dan umat Islam dari kelalaian yang dalam dan berkepanjangan dan tuntunlah mereka ke jalan petunjukMu. Ya Allah, yang Maha Hidup lagi Maha Berdiri Sendiri, hidupkanlah Jam’iyah kami Jam’iyyah Nahdlatul Ulama (NU) dengan kehidupan thoyyibah (kehidupan yang baik sesuai kehendakMu) hingga hari Kiamat dengan berkah ayat:

فَلَنُحْيِيَنَّهُ حَيَاةً طَيِّبَةً (النحل: ٩٧)،فَاجْعَلْ أَفْئِدَةً مِنَ النَّاسِ تَهْوِيْ إِلَيْهِمْ وَارْزُقْهُمْ مِنَ الثَّمَرَاتِ لَعَلَّهُمْ يَشْكُرُوْنَ (ابراهيم: ٣٧)1

(Maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik (Qur’an Surat An-Nahl:97). Maka jadikanlah hati sebagian manusia cenderung kepada mereka dan beri rezekilah mereka dari buah-buahan, mudah-mudahan mereka bersyukur (Qur’an Surat Ibrahim: 37). Dan karuniakanlah mereka rizqi (berupa) kekuatan yang mengalahkan kebathilan, kedzaliman, ketidaksenonohan dan keburukan agar mereka bertaqwa“.

Jayalah selalu Ansor Banser NU.(AW).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here